Artikanlah sebuah senyuman yang tersungging.
Aku disini selalu dan setia menemani hari mu.
Apa yang akan terjadi esok selalu menjadi misteri.
Tapi janganlah kau berpaling dari memori.
Raga ini terpaku disini.
Dikala angan tak pelak selalu ingin melayang kesana.
Buanglah jauh mimpi tentang cerita kelam.
Hapus air mata tuk esok yang masih silau.
Biarlah cerita ini menjadi lembaran kisah kita.
Hangat dan mesra tak tersentuh raga.
Bersama kita untai kasih ini.
Kita........
Ths '98
270609
CINTA
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Saturday, June 27, 2009 5 comments
Sang Bintang
Temaram cahaya samar kulihat.
Berkedipan seolah menari menghiasi malam.
Langit kelam pun ceria kembali.
Menyambut engkau sang penguasa malam.
Meski awan kelabu bergelantungan.
Membelakangi kehidupan malam.
Aku yakin kau tetap kan bersinar.
Dan tak akan tenggelam dalam kegelapan.
Wahai engkau sang Bintang.
Setia selalu bersambut ceria.
Tak kupandang lagi latar kelam.
Kau menjadi terangku dan sinari malamku.
Ths '98
060308
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Friday, March 06, 2009 1 comments
Pesonamu
Tanda mata kemurnian embun pagi.
Hampa ruang hati ini terobati senyum yang tersungging indah.
Merdu suara fajar tak seindah suaramu.
Yang kudengar bagai suara dari surga menyejukkan jiwa.
Mentari senja di ufuk barat.
Tak secerah wajah manismu nan elok.
Bagai rembulan sinari malam kelam.
Bagai bintang bintang menghiasi langit temaram.
Menghadirkan sejuta makna tak terhingga.
Membiaskan sepi kala kutermangu disini.
Setia menemaniku menambal lubang dihati.
Tak lelah kau menjadi malam kala ku terjaga.
Ths '98
030209
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Monday, March 02, 2009 1 comments
Aku Bukan Untukmu
Jangan salahkan apapun atas semua keadaan.
Jalan takdir jelas akan adanya.
Berpihak pada waku, berpihak pada kenyataan.
Tak mungkin mengingkari yang telah terjadi.
Kau datang disaat aku membutuhkan pendamping.
Tapi, jalan yang ditempuh tak satu arah.
Kita tak mungkin menentang takdir.
Dan kita tak mungkin bersama.
Maaf atas kelancanganku.
Maaf atas keterus terangan ini.
Ku tak ingin menjadi penghalang atas perjalananmu.
Ku tahu takdirmu tak berpihak padaku.
Ku tak ingin menyayangimu.
Aku tak bisa dan aku tak mau kehilangan lagi.
Ku harus melepasmu.
Membuang rasa sakit yang dulu pernah kualami.
Lanjutkan perjalanan mu.
Temukan arti cintamu pada diri nya.
Pergi dan kejarlah dia.
Aku rela tuk melepasmu.
Ths '98
250209
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Wednesday, February 25, 2009 0 comments
Kau Yang Kucari
Senja datang, mentari merangkak pulang.
Kemerahan langit sore, indah dan menantang.
Jangan abaikan dan menghilang.
Kemari dan kembali datang.
Gelap mulai menaungi sang malam.
Redup, remang dan temaram.
Rembulan hadir buat ku tak lagi kelam.
Bagai asmara yang tak pernah akan padam.
Memejam mata dan membayang.
Indah matamu dan manis senyummu.
Meraih tanganmu dan kupegang.
Seakan tak ingin ku lepaskan dirimu.
Kubangun dari lamunan sejenak ini.
Kusadari akan kekosongan hati.
Apakah dirimu yang selama ini kucari.
Untuk mengisi kekosongan hati.
Kini kutahu engkau adalah anugerah.
Takdir yang selama ini hadir dalam setiap mimpi.
Perjalanan harus segera kuakhiri.
Telah kutemukan kau yang kucari.
Ths '98
190209
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Thursday, February 19, 2009 1 comments
Biarkan
Surya tak mungkin terbit dari barat.
Senja pun tak akan berada ditimur.
Tiada yang mustahil buat kita.
Menampik kenyataan adalah dosa.
Haruskah aku mengelilingi dunia tuk mencarimu.
Haruskah aku mengarungi samudra tuk mencari kunci hatimu.
Disuatu saat mungkin aku akan menyerah.
Tapi itu bukan sekarang.
Gombal kalau aku akan melakukan itu.
Karna ku tahu kau ada untukku.
Semudah itukah kau membiarkan hatimu tertutup.
Hanya engkau yang punya jawabannya.
Hidup yang cuma sekali ini jangan kau siakan.
Kau menginginkan tapi kau takut tuk terbuka.
Jangan pungkiri perasaan mu untukku.
Biarlah kumasuk dan tinggal di hatimu.
Ths '98
170209
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Tuesday, February 17, 2009 0 comments
Surat Cintaku
Senyum manismu selalu terbayang.
Gelak tawamu tetap terngiang.
Kau tak ada disisi, jiwamu tetap datang.
Ku membayang hadirmu, kau ada di seberang.
Aku akan menemani langkah mu.
Membiaskan hati merindu.
Digelar indah arak-arakan sang mega.
Kilau megah sinar matahari senja.
Impian akan cinta termakan asa.
Khayal tentang dirimu akankah nyata.
Ku semaikan harapan di ladang cinta.
Ku tuai apabila t'lah tiba masanya.
Ths '98
140209
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Saturday, February 14, 2009 0 comments
Aku Rindu
Aku selalu bertanya tanya akan siapakah aku.
Mencabut jiwaku dalam ruang waktu.
Mencercah raga pada malam sendu.
Aku rindu.
Menoreh kesetiaan kulakukan buat mu seorang.
Berbalas sakit hati tak kunjung sirna.
Haruskah ku pergi menjauh untuk dikenang.
Melebur dalam cahaya mentari senja.
Abadi tak akan pernah menjadi milik ku.
Selalu ternoda akan kotoran kalbu.
Kilau permata telah membutakan hati.
Tak lagi tepati.
[Ths '98 ~ 310109]
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Saturday, January 31, 2009 0 comments
Tak Meragu
Ketika ku dengar suaramu
Masih ada rasa sayang untukku disana
Samar juga kudengar kau masih merinduku
Walau hanya sebatas suara
Aku tak ingin ragu akan kasihmu untukku
Aku tak mau, meski terkadang rasa itu muncul
Aku telah meyakinkan diriku akan cintamu
Dan aku tau, masih ada tempat dihatimu untukku
Meski jarak membentang lebar diantara kita
Meski raga tak pernah bersentuhan
Ku bisa merasakan belai kasihmu
Aku selalu merindukan dirimu
Ths '98
181108
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Tuesday, November 18, 2008 0 comments
Arti sebuah Pengharapan
Sayang....
Masihkah ada cinta untukku
Disini aku menunggu hadirmu
Yang kau janjikan kala itu
Tak terbias harapku padamu
Sayang....
Aku masih menginginkan dirimu sebagai pendampingku
Tak terbatas kata ini tuk nyatakan cinta untukmu
Ku ingin penantian ini segera berakhir
Walau mungkin aku harus melawan takdir
Sayang....
Telah kusiapkan tempat di hati ini
Menanti hadirmu tuk mengisi
Aku tak tau kapan hari itu kan tiba
dan aku tau pengharapan ini tak akan berakhir hampa
Ths '98
161108
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Sunday, November 16, 2008 0 comments
Doa Ku
Kau telah meninggalkan ku
Pergi dari hidup ku mulai langkah baru
Tak indah kau di mata
Tapi….ku tak mampu mencegah
Tak terasa, berlinang mataku
Bila kembali teringat kenangan dulu
Kala masih bersama mu disana
Tapi…ku tak mampu mencegah
Hari ini adalah hari mu
Hari yang selalu kau tunggu
Aku tak lupa akan ini
Walau kau tak lagi bersama ku
Selamat ulang tahun adik manis ku
Sukses dan bahagia selalu bersama mu
Bait-bait indah menyertai perjalanan mu
Selalu kusematkan dalam setiap doa ku
Ths ‘98
101108
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Monday, November 10, 2008 0 comments
Mimpi Buruk
Tergelar tabir sutra berwarna merah
Menutup gerbang hati terluka
Pahit dan sakitnya cinta menggores
Menyisakan perih akan luka itu
Menghilang aku dari dunia ini
Mungkin hanya untuk sementara
Walau berat aku tetap melangkah
Tinggal asa yang buatku bertahan
Seolah dikebiri rasa sakit hati
Aku tak mampu menghadapi perbedaan
Kelam masa lalu, hitam masa depanku
Terkias dalam mimpi buruk disetiap malamku
Ths '98
091108
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Sunday, November 09, 2008 0 comments
Menunggu
Datanglah kasih, aku selalu menunggu.
Peluk dan dekap aku, lepaskan rindu.
Telah lama kunanti, waktu tak kunjung berlalu.
Menahan rasa ini, melampiaskan rinduku.
Jangan kau pergi lagi dari dunia ku.
Tak kuasa ku memendam rasa ini tuk bersama.
Tak sanggup ku menahan rindu, selalu menghantui.
Tiupan sang bayu tak lenyapkan sepi ini.
Ku ingin kau jadi pendamping raga ku.
Ku ingin kau jadi pengisi jiwa kosong ini.
Belahan hati, jiwa dan raga.
Tak terberai masa, dalam mimpi abadi.
Ths '98
041108
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Tuesday, November 04, 2008 0 comments
Izinkanlah Aku
Aku tak bisa memahami.
Apa mungkin aku tak akan pernah.
Tak lelah aku meyakini diri ini.
Dan tak bisa kupungkiri bahwa aku menyayangimu.
Tak ku berhenti berharap meski ku ingin.
Kau ada menemani setiap derap langkah ku.
Berjalan dan berlari menyusuri lembah asa.
Izinkanlah aku tuk menapak jalanan mu.
Izinkanlah aku tuk berbagi suka dan duka mu.
Terbersit mata ini memandang tahta dunia.
Tahta yang mungkin tak bisa menjadi nyata.
Ths '98
011008
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Wednesday, October 01, 2008 0 comments
Surat Tak Terbaca
Kadang ku terhenyak pada tangis tanpa air mata.
Memikirkan sang kekasih hati dalam tanda tanya.
Berpihak pada hati yang telah terburai.
Menggantungkan asa pada sepenggal kalimat tak terbaca.
Kharisma mentari tak berbentuk memungkiri segala kemungkinan.
Wajah terpaling mengacuhkan karya jiwa.
Terbelenggu kabut maya tiada tepi meraih batas.
Tertoreh kebencian dalam tubuh renta termakan letih.
Ths '98
180908
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Thursday, September 18, 2008 0 comments
Maaf
Hanya mentari yang tak pernah letih tuk hadir menemani hariku
Kasih nya tak pernah lekang termakan waktu
Terkadang hadirnya tak menyamankan aku
Tetap dia yang selalu kurindu
Dunia penuh dengan ketidak abadian
Begitu juga dirimu yang selama ini menemaniku
Aku ingin kau tahu semua isi hatiku tentang mu
Tak terucap, tak bisa berkata dan aku tetap membisu
Karna kau menolak tuk mendengar, seolah acuh akan hadirku
Tak kusangkal akan kesalahanku
Ku pinta maaf kan aku tuk segala dosaku padamu
Kasih dan sayangku hanya untuk mu
Sepenggal kata tak mewakili maaf ini
Ths ‘98
170908
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Wednesday, September 17, 2008 0 comments
Kau Hadir Untukku
Biarkan malam ini semakin panjang
Karna kau ada disini menemani
Begitu hangat aku dipelukanmu
Begitu damai aku didekapmu
Janganlah engkau beranjak dari sisiku
Tuk sisakan pedih dan gundah di hati
Tetaplah disampingku, bersamaku
Menemani aku dalam malam ku yang sepi
Lepaskanlah semua rindumu
Kau hadir disini untukku
Janganlah pagi datang usik ku
Kuharap malam tak segera berlalu
Ths '98
130908
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Saturday, September 13, 2008 0 comments
Entah
Entah...
Kurasa janggal akan suaramu.
Arti mendalam tersirat dalam kata katamu.
Mungkin kah engkau tak menginginkan aku.
Atau kau mau aku pergi dari hidup mu.
Entah...
Menyertai mu dalam duka.
Menemani mu dalam suka.
Tak ingin meraba perasaan mu.
Tak menebak isi hati mu.
Entah...
Relung hati ku terus bertanya.
Kata kata mu tak terungkap.
Tak terbias hasrat mendalam.
Terbelenggu kejujuran semu.
Entah...
Raga ini jauh entah dimana.
Hati tetap terjaga tuk engkau.
Letih terus terabaikan.
Menyelam lautan kasih tanpa henti.
Ths '98
060908
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Saturday, September 06, 2008 0 comments
Mengapa Aku Jatuh Cinta
Apakah karna paras cantik mu, aku jatuh cinta.
Apakah karna suara merdu mu, aku jatuh cinta.
Apakah karna bujuk rayu mu, aku jatuh cinta.
Apakah karna manis senyum mu, aku jatuh cinta.
Semua itu gombal jika kukatakan padamu.
Aku jatuh cinta karna engkau adalah engkau.
Karna engkau memberikan sesuatu yang tak kudapatkan dari yang lain.
Kau dapat menerimaku dan memberikan yang kubutuhkan.
Ths '98
010908
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Monday, September 01, 2008 0 comments
Damai
Berbaring aku diperaduan malam.
Memandang bintang bintang menari berlatar langit kelam.
Menuntun hati gelisah menuju kedamaian jiwa.
Buai diriku dalam keindahan kuasa Nya.
Melelapkan tidurku dipangkuanmu.
Mengenyahkan letihku dalam dekapmu.
Berpikir tuk kan slalu begitu.
Tak lepaskan ku dari sampingmu.
Merebahkan malamku di hangat pelukmu.
Menenangkan gelisahku dalam belai buaimu.
Kesetiaan tak bertepi, temaniku slalu.
Damai malamku bersamamu.
Sapa aku dalam lelapmu.
Mimpikan aku dalam tidurmu.
Selamat malam kekasih hatiku.
Gerbang mimpi dirimu slalu ku tunggu.
Ths'98
250808
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Monday, August 25, 2008 0 comments
Labels
- Friends' Poetry (6)
- Life Poem (2)
- Life Poetry (13)
- Love Poetry (31)
- Poetry (2)


