Hari ini begitu cerah kala sang surya menaungi dengan cahayanya.
Membiaskan embun pagi di dedaunan.
Kidung alam senandung riang.
Burung menari-nari bermain ditepian angin.
Telah lama tak kurasakan lagi kehangatan ini.
Mentari telah kembali menyinari bumi.
Dan aku kini tak lagi merasa sendiri.
Kicau merdu dan semerbak harum menemani.
Entah sampai kapan kan kurasakan indah dunia.
Entah sampai kapan kan kunikmati surga dunia.
Ketika raga menua dan hidup harus diakhiri.
Ketika kusadar bahwa aku tak abadi.
Ths '98
160209
Kembalinya Sang Surya
Category: Life Poetry
Posted by, the Beast at Monday, February 16, 2009 1 comments
Surat Cintaku
Senyum manismu selalu terbayang.
Gelak tawamu tetap terngiang.
Kau tak ada disisi, jiwamu tetap datang.
Ku membayang hadirmu, kau ada di seberang.
Aku akan menemani langkah mu.
Membiaskan hati merindu.
Digelar indah arak-arakan sang mega.
Kilau megah sinar matahari senja.
Impian akan cinta termakan asa.
Khayal tentang dirimu akankah nyata.
Ku semaikan harapan di ladang cinta.
Ku tuai apabila t'lah tiba masanya.
Ths '98
140209
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Saturday, February 14, 2009 0 comments
Aku Rindu
Aku selalu bertanya tanya akan siapakah aku.
Mencabut jiwaku dalam ruang waktu.
Mencercah raga pada malam sendu.
Aku rindu.
Menoreh kesetiaan kulakukan buat mu seorang.
Berbalas sakit hati tak kunjung sirna.
Haruskah ku pergi menjauh untuk dikenang.
Melebur dalam cahaya mentari senja.
Abadi tak akan pernah menjadi milik ku.
Selalu ternoda akan kotoran kalbu.
Kilau permata telah membutakan hati.
Tak lagi tepati.
[Ths '98 ~ 310109]
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Saturday, January 31, 2009 0 comments
Kasat
Jiwa tak selalu ada dalam raga.
Ingin menuai benih takdir terabaikan.
Melawan kata dan niat terbelenggu sukma.
Timbul dan tenggelam dalam ombak lautan.
Menyusuri keindahan tak kasat mata.
Idamkan kebahagiaan semu tak kunjung tiba.
Aku lelah, aku letih menunggunya.
Aku terbawa, hanyut dan terlena.
Koyak hati ini dalam penantian.
Tak mampu melanjutkan petualangan.
Terjatuh dan tak ingin bangkit.
Kenangan nya jangan pernah diungkit.
[Ths '98 ~ 310109]
Category: Life Poetry
Posted by, the Beast at Saturday, January 31, 2009 0 comments
Kau Kekasihku
Sayup nampak dirimu
Malaikat elok tak bersayap
Tak henti ku kejar kau
Dan derita ku lalui
Kita pun bersatu
Namun ku tak kuasa
Aku manusia bukan dewa
Bukan Tuhan bukan roh
Ku punya kesalahan
Mutiaramu berlinang
Ku menyesal ku memohon
Aku tahu salahku
Aku rindu senyummu
Aku rindu cintamu
Hampa ku tanpamu
Kau beriku hatimu
Kau terima jiwaku
Walau semua salahku
Ku tahu kau sakit
Tapi bukan kehendakku
Kini yang terakhir
Tak kusiakan hati ini
Gejolak rinduku mendalam
Kan ku peluk erat
Namun ku tak bisa
Ku berharap nanti
Kita kan nyata menyatu
Genggam tanganku erat
Tak ku rela kau pergi
Kau kekasihku
Requnix
301208
Category: Friends' Poetry
Posted by, the Beast at Tuesday, December 30, 2008 0 comments
Tak Meragu
Ketika ku dengar suaramu
Masih ada rasa sayang untukku disana
Samar juga kudengar kau masih merinduku
Walau hanya sebatas suara
Aku tak ingin ragu akan kasihmu untukku
Aku tak mau, meski terkadang rasa itu muncul
Aku telah meyakinkan diriku akan cintamu
Dan aku tau, masih ada tempat dihatimu untukku
Meski jarak membentang lebar diantara kita
Meski raga tak pernah bersentuhan
Ku bisa merasakan belai kasihmu
Aku selalu merindukan dirimu
Ths '98
181108
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Tuesday, November 18, 2008 0 comments
Arti sebuah Pengharapan
Sayang....
Masihkah ada cinta untukku
Disini aku menunggu hadirmu
Yang kau janjikan kala itu
Tak terbias harapku padamu
Sayang....
Aku masih menginginkan dirimu sebagai pendampingku
Tak terbatas kata ini tuk nyatakan cinta untukmu
Ku ingin penantian ini segera berakhir
Walau mungkin aku harus melawan takdir
Sayang....
Telah kusiapkan tempat di hati ini
Menanti hadirmu tuk mengisi
Aku tak tau kapan hari itu kan tiba
dan aku tau pengharapan ini tak akan berakhir hampa
Ths '98
161108
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Sunday, November 16, 2008 0 comments
Doa Ku
Kau telah meninggalkan ku
Pergi dari hidup ku mulai langkah baru
Tak indah kau di mata
Tapi….ku tak mampu mencegah
Tak terasa, berlinang mataku
Bila kembali teringat kenangan dulu
Kala masih bersama mu disana
Tapi…ku tak mampu mencegah
Hari ini adalah hari mu
Hari yang selalu kau tunggu
Aku tak lupa akan ini
Walau kau tak lagi bersama ku
Selamat ulang tahun adik manis ku
Sukses dan bahagia selalu bersama mu
Bait-bait indah menyertai perjalanan mu
Selalu kusematkan dalam setiap doa ku
Ths ‘98
101108
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Monday, November 10, 2008 0 comments
Mimpi Buruk
Tergelar tabir sutra berwarna merah
Menutup gerbang hati terluka
Pahit dan sakitnya cinta menggores
Menyisakan perih akan luka itu
Menghilang aku dari dunia ini
Mungkin hanya untuk sementara
Walau berat aku tetap melangkah
Tinggal asa yang buatku bertahan
Seolah dikebiri rasa sakit hati
Aku tak mampu menghadapi perbedaan
Kelam masa lalu, hitam masa depanku
Terkias dalam mimpi buruk disetiap malamku
Ths '98
091108
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Sunday, November 09, 2008 0 comments
Menunggu
Datanglah kasih, aku selalu menunggu.
Peluk dan dekap aku, lepaskan rindu.
Telah lama kunanti, waktu tak kunjung berlalu.
Menahan rasa ini, melampiaskan rinduku.
Jangan kau pergi lagi dari dunia ku.
Tak kuasa ku memendam rasa ini tuk bersama.
Tak sanggup ku menahan rindu, selalu menghantui.
Tiupan sang bayu tak lenyapkan sepi ini.
Ku ingin kau jadi pendamping raga ku.
Ku ingin kau jadi pengisi jiwa kosong ini.
Belahan hati, jiwa dan raga.
Tak terberai masa, dalam mimpi abadi.
Ths '98
041108
Category: Love Poetry
Posted by, the Beast at Tuesday, November 04, 2008 0 comments
Labels
- Friends' Poetry (6)
- Life Poem (2)
- Life Poetry (13)
- Love Poetry (31)
- Poetry (2)


